Panca Jangka

Dalam rangka memajukan dan melestarikan Pondok Pesantren Modern Nurussalam, dirumuskanlah Panca Jangka yang merupakan program kerja pondok yang memberikan arah dan panduan untuk mewujudkan upaya pengembangan dan pemajuan tersebut.

Adapun Panca Jangka itu meliputi bidang-bidang berikut :

  1. Pendidikan dan Pengajaran

Maksud jangka ini adalah berusaha secara maksimal untuk meningkatkan dan menyempurnakan pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren Modern Nurussalam setinggi tingginya. Saat ini pondok, memiliki beberapa lembaga diantaranya TPA dan rumah tahfidz, Madrasah Ibtidaiyah, Kulliyatul Mu’allimin Al Islamiyah. Adapun cita-cita selanjutnya adalah mendirikan perguruan tinggi Nurussalam, yang diawali dengan langkah pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nurussalam dengan program studi Pendidikan Bahasa Arab dan Manajemen Pendidikan Islam.

  1. Kaderisasi

Sejarah timbul dan tenggelamnya suatu usaha, terutama hidup dan matinya pondok-pondok di tanah air, memberikan pelajaran kepada lembaga tentang pentingnya perhatian terhadap kaderisasi. Sudah banyak riwayat tentang pondok-pondok yang maju dan terkenal pada suatu ketika, tetapi kemudian menjadi mundur dan bahkan mati setelah pendiri atau kyai pondok itu meninggal dunia. Di antara faktor terpenting yang menyebabkan kemunduran ataupun matinya pondok-pondok tersebut adalah tidak adanya program kaderisasi yang baik. Bercermin pada kenyataan ini, Pondok Pesantren Modern Nurussalam memberikan perhatian terhadap upaya menyiapkan kader yang akan melanjutkan cita-cita Pondok di seluruh bagian.

  1. Pergedungan

Jangka ini memberikan perhatian kepada upaya penyediaan prasarana dan sarana pendidikan dan pengajaran yang layak bagi para santri dan guru. Pergedungan selalu menyesuaikan dengan keadaan, termasuk jumlah santri dan guru.

  1. Chizanatullah (Sumber Keuangan)

Di antara syarat terpenting bagi sebuah lembaga pendidikan agar tetap bertahan hidup dan berkembang adalah memiliki sumber dana sendiri. Sebuah lembaga pendidikan yang hanya menggantungkan hidupnya kepada bantuan pihak lain yang belum tentu didapat tentu tidak dapat terjamin keberlangsungan hidupnya. Bahkan hidupnya akan seperti ilalang di atas batu, “Hidup enggan, mati tak hendak”. Maka untuk itu, Pondok Pesantren Modern Nurussalam memiliki beberapa unit usaha yang dikelola oleh santri dan guru, yang terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.

 

  1. Kesejahteraan Keluarga Pondok

Jangka ini bertujuan untuk memberdayakan kehidupan keluarga-keluarga yang membantu dan bertanggungjawab terhadap hidup dan matinya Pondok secara langsung, sehingga mereka itu tidak menggantungkan penghidupannya kepada Pondok. Mereka itu hendaknya dapat memberi penghidupan kepada Pondok. Sesuai dengan semboyan : “Hidupilah Pondok dan jangan menggantungkan hidup kepada Pondok”.